jon dan joni: para pencipta masterpiece

gambaran ideal saya tentang bekerja saat ini sangat terinspirasi dari dua orang berikut: Jon Favreau, Chief Speechwriter dari Presiden Obama dan Jony Ive, Senior VP Industrial Design untuk Apple.

Keduanya masih muda, menghasilkan karya luar biasa serta memiliki karakter dan style yang dalam satu kata bisa disebut: Remarkable

Jon Favreau

Presiden Obama menyebutnya sebagai pembaca pikirannya. Jon atau dipanggil juga sebagai Favs, tahun ini baru akan berumur 31 tahun, adalah orang kepercayaan Obama dalam menulis pidato dan menjabat sebagai Chief Speechwriter termuda dalam sejarah Gedung Putih. Ini sangat menarik karena Sang Presiden sendiri dikenal sebagai penulis dan orator yang luar biasa.

Jon mulai bekerja sebagai penulis pidato untuk Obama sejak presiden pertama African American ini menjadi senator di tahun 2004. Alkisah, Jon yang saat itu baru lulus kuliah di usia 23 tahun masih bekerja untuk John Kerry (kandidat presiden saat itu) menginterupsi Barack Obama yang sedang berlatih untuk memberikan sambutan untuk Kongres Partai Demokrat saat itu. Walaupun tidak terlalu terkesan dengan resume-nya yang belum ada apa-apanya kecuali magang di SenatorKerry, Barack Obama waktu itu mengundang Jon untuk interview dan akhirnya berpendapat mungkin anak muda ini bisa bekerjasama dengan dia dalam masa kampanye.

 

source: The Washington Post

 

Sejak itu, Favs ditarik menjadi speechwriter, yang berarti seluruh pidato kampanye Obama sampai pidato pelantikan dan sampai sekarang adalah hasil sentuhan anak muda ini. Tentunya butuh talenta dan kerja keras luar biasa untuk bisa dipercaya seorang presiden negara adikuasa dan untuk tetap memberikan “value” dalam setiap karya

 

Jony Ive

Menurut istri Steve Jobs, pendiri Apple ini tidak mempunyai loyalty kepada pegawai maupun teman-temannya…kecuali pada Jony Ive.

Desainer yang tahun ini baru memasuki usia 45 tahun ini adalah orang yang menjadi kepala desainer untuk iMac, PowerBook, MacBook Air, iPod, iPhone, dan iPad. Steve Jobs sangat mengagumi pria Inggris ini karena menurut Steve, anak buahnya ini adalah seorang seniman sejati.

 

source: allaboutstevejobs.com

Sebelum bergabung dengan Apple, pria yang sekarang sudah mendapat gelar kehormatan bangsawan dari Ratu Inggris ini adalah co-founder dari Tangerine, sebuah perusahaan konsultan desain. Jony mendapat kehormatan yang sangat tinggi dari Steve Jobs dan menjadikan Desain sebagai inti dari operasi Apple, dimana bagian lain seperti Engineering dan Manufacturing harus bisa mengikuti desain. Ini berbeda dengan perusahaan lain dimana desain pada akhirnya berkompromi karena produk susah dibuat sesuai desain atau tidak ada material yang cocok.

Apa yang bisa dipelajari?

Bekerja di jaman ini berarti mencari kekuatan kita dan fokus dalam mengasah kekuatan itu sehingga bisa menghasilkan karya yang luar biasa.

Menjadi Remarkable.

2 Responses to jon dan joni: para pencipta masterpiece

  1. Raymond says:

    Nice article dude. To remarkable and beyond!

  2. Thank you Ray…we gotta doing something extremely well or do something that no other people is doing

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: